MU’ALLAF.Web.Id

Dia yang mendengar panggilan lalu tunduk patuh pada rencana dan kehendakNya … , dan kemudian setia mengikuti keteladanan rasulNYa… Dialah mu’allaf. Dialah muslim sebenarnya!

A Young English Convert

By  Dawood Beale

Image

On the 2nd of May, 1987 I was born in England in the United Kingdom. My parents named me Jonathan Beale. My father’s name was John Mason but I had to have my mother’s name as it allowed them to claim more benefits.

My parents were both heroin addicts, I had witnessed my dad beating my mother up many times and he would bring other women around our house sometimes. I was regularly climbing over needles and seeing strange people come into our council flat.

Growing up wasn’t easy for me, but soon the social services were intervening and I was placed in a foster home temporarily.

Somehow, I had at times heard of the concept of God, my mum’s family was large and I had come across the concept of death many times. My country is “civilised”, but my grandfather came from a more difficult time during the Second World War.

[Read the rest of this entry...]

Siapakah (Sebenarnya!) Mu’allaf itu?

Masyarakat awam, secara salah, beranggapan bahwa mu’allaf adalah sebutan bagi penganut agama lain yang masuk Islam. Tapi ternyata koran Republika edisi Ahad, 8 Januari 2009, juga melakukan kekeliruan yang sama. Pada halaman akhir dari Islam Digest-nya koran tersebut memuat tulisan tentang Lam Fuk Tjong (Arlen Bj Alam Kurniawan), yang masuk Islam sejak tahun 1986 di rubrik mualaf. (Perhatikan pula kata mualaf ini, yang - walau misalnya dibakukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia! -  mengajak pembaca awam membaca - dan kelak menulis - sebuah istilah Islam secara salah!). [Read the rest of this entry...]

Bila Yahudi Masuk Islam

Artikel di bawah ini adalah terjemahan dari islamonline.net. Isinya adalah tanya-jawab antara Yousef Al-Khattab, seorang Yahudi yang masuk Islam dengan sejumlah penanya dari berbagai negara.

Samir
Assalamu ‘alaikum!
Semoga Allah menjadikan anda pelayan dari Din-Nya. Pertanyaan saya barangkali sudah sering ditanyakan sejak dulu, tapi bagaimana pun orang ingin tahu: Apakah anda mengalami penentangan dari orangtua sehubungan dengan keislaman anda? [Read the rest of this entry...]

Anak Marsose Masuk Islam (Bagian 2)

Dari cerita tentang keluargaku, dapat ditarik kesimpulan bahwa aku berasal dari lingkungan keluarga yang kekristenannya sudah berurat berakar; sehingga pastilah sangat mengejutkan ketika aku ternyata bisa meninggalkan agama Kristen. Jujur saja, aku sendiri pun sebelumnya tidak pernah bermimpi akan menjadi bebitu yakin dengan kebenaran Islam dan kemudian menjadi penganutnya. Waktu itu, kekristenanku begitu kokoh. Rasanya mustahil bisa tergoyahkan apalagi digantikan oleh paham atau agama lain.
Namun, hal yang terasa tidak mungkin itu akhirnya terjadi juga pada diriku. Hal itu membuktikan bahwa di luar diriku rupanya ada kekuatan dan kekuasaan Yang Mahabesar dan Mahakuasa, yang tidak dapat dibayangkan atau digambarkan oleh kemampuan kita yang sangat terbatas. [Read the rest of this entry...]

Islam, Agama Para Nabi/Rasul

Dalam sebuah Hadis Bukhari-Muslim, Nabi Muhammad mengatakan:

اَلأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ مِنْ عَلاَّةٍ أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ

Para nabi adalah (ibarat) saudara tiri. Ibu mereka berbeda, tapi agama mereka satu.

Agama mereka yang satu itu adalah Islam.
Tentang hal itu Allah menegaskan, antara lain, dalam surat An-Nisa ayat163-164:


إِنَّ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ كَمَا أَوْحَيْنَا إِلَى نُوحٍ وَالنَّبِيِّنَ مِنْ بَعْدِهِ وَ أَوْحَيْنَا إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَ إِسْمَاعِيلَ وَ إِسْحَاقَ وَ يَعْقُوبَ وَ الأَسْبَاطِ وَ عِيسَى وَ أَيُّوبَ وَ يُونُسَ وَ هَارُونَ وَ سُلَيْمَانَ وَ ءَاتَيْنَا دَوُودَ زَبُورًا – وَ رُسُلاً قَدْ قَصَصْنَاهُمْ عَلَيكَ مِنْ قَبْلُ وَ رُسُلاً لَمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيكَ وَ كَلَّمَ اللهُ مُوسَى تَكْلِيْمًا.

Sungguh Kami sampaikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami sam-paikan wahyu kepada Nuh serta para nabi setelahnya. Begitu juga Kami sampaikan wahyu kepada Ibrahim dan Ismail, kepada Ishaq, Ya’qub, serta para penerus mereka. Demikian juga kepada Isa, Ayyub, Yunus, Harun, dan Sulaiman. Kepada Daud – misalnya – Kami sampaikan (kitab) Zabur.
Pendeknya, (Kami sampaikan wahyu baik kepada) para rasul terdahulu yang telah kami paparkan maupun kepada para rasul yang tidak kami paparkan kepadamu. Begitu juga halnya Musa, Kami benar-benar telah sampaikan kalam (perkataan, yakni wahyu) – kepadanya.

[Read the rest of this entry...]

Anak Marsose Masuk Islam (bagian I)

Mejelang akhir Maret 1984, saya bersama seorang teman senior sekantor bertemu dengan Bapak Abdul Malik Momongan di sebuah ruangan di Bank Indonesia Kebon Sirih, Jakarta. Kami berwawancara – tepatnya mengobrol – dengan beliau dalam suasana yang santai dan nyaman. Menjelang akhir obrolan, beliau menyerahkan sebuah naskah, yang ternyata berisi kisah hidupnya, khususnya yang berkenaan dengan pengalamannya setelah ia berpindah agama, dari Kristen ke Islam. Beliau senang bila naskah itu bisa dibaca sebanyak mungkin umat Islam, apalagi bila bermanfaat untuk menguatkan iman mereka. [Read the rest of this entry...]